Anti materiel riffle adalah senapan petembak runduk yang ditujukan untuk sasaran kendaraan lapis baja. Senapan dengan diameter peluru 12mm ini mampu menembus kendaraan lapis baja dari jarak akurat 1km, dan dengan peluru yang bisa menembus dan meledakkan baja. Senapan jenis ini bukanlah senjata sembarangan, karena dibutuhkan teknologi dan presisi tinggi dalam proses produksinya.
Tidak banyak negara di dunia yang mampu membuat senjata canggih ini, hanya ada beberapa negara di benua eropa dan negara amerika serikat saja yang mampu membuat senjata anti kendaraan lapis baja ini. Sebagai warga negara indonesia sudah sepatutnya kita harus bangga, karena indonesia melalui putra putri terbaik bangsa mampu membuat senjata dengan teknologi tinggi ini melalui PT.PINDAD.
PT.PINDAD sudah bertahun tahun mengembangkan senapan spr 2 ini, hingga akhirnya berhasil dan digunakan oleh TNI. Dengan keberhasilan menciptakan senapan anti materiel riffle ini menandakan bahwa indonesia setara dengan negara maju. Dan hal ini merupakan suatu kebanggaan yang sangat tinggi.
Selain berhasil menciptakan senapan canggih, PT.PINDAD juga berhasil membuat panser anoa yang tangguh, serta banyak diminati negara lain di dunia. Untuk mewujudkan kemandirian bangsa, PT.PINDAD terus berinovasi untuk menciptakan produk militer dengan kualitas terbaik dan dapat digunakan oleh prajurit TNI.
Komentar
Posting Komentar